TCP dan UDP



Kadangpintar.com - TCP dan UDP merupakan dua protokol penting pada jaringan komputer tepatnya pada layer Transport (Layer ke 4 jika kita berbicara model OSI). TCP merupakan singkatan dari Transmission Control Protocol sedangkan UDP merupakan singkatan dari User Datagran Protocol.

Memahami apa itu TCP dan UDP merupakan modal dasasr bagi siapa saja yang ingin belajar lebih tentang jaringan komputer. Dua protokol ini memiliki beberapa perbedaan dan bisa dikatakan perbedaan tersebut lumayan mencolok.

TCP
TCP atau Transmission Control Protocol memiliki 3 karakteristik diantaranya:
1.     Connection Oriented
2.     Reliable
3.     Byte Stream Service
Ketiga karakteristik diatas tidak dimiliki oleh protokol UDP. Karakteristik pertama pada TCP adalah Connection Oriented , karakteristik ini berbanding terbalik dengan karakteristik yang dimiliki oleh UDP. Connection Oriented artinya protokol TCP akan melakukan pertukaran kontrol informasi terlebih dahulu sebelum melakukan pertuakaran data. Pertukaran kontrol informasi inilah yang disebut handshaking.

Karakteristik dari TCP yang kedua adalah Reliable. Maksud dari karakteristik yang satu ini adalah keandalan pada penerimaan dan pengiriman data, karena TCP memiliki fitur deteksi kesalahan (error detection) dan retransmisi. Protokol TCP akan memastikan bahwa data yang dikirimkan akan sampai ke tempat tujuan dan data yang dikirim adalah data yang benar. Jika ada kesalahan atau rusak pada data yang dikirim, maka TCP akan melakukan retransmisi.

Karakteristik TCP yang terakhir adalah Byte Stream Service yaitu pengiriman paket secara berurutan (sequencing).

UDP
Seperti yang tadi sudah saya sedikit singgung diatas, bahwa UDP merupakan protokol yang bersifat Connectionless Oriented. Maksudnya, pada protokol UDP tidak terjadi pertukaran kontrol informasi atau handshaking serperti fasilitas yang dimiliki oleh TCP.

Selain itu, pada UDP tidak ada transmisi data yang reliable karena UDP tidak menjamin paket yang sampai ke tujuan akan sama dengan paket yang kirim. Data yang sudah dikirim bisa saja rusak atau bahkan hilang, meski begitu UDP juga tidak memfasilitasi konfirmasi data seperti yang ada pada TCP.

Protokol ini cocok jika digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan respon yang cepat seperti transmisi audia atau video contohnya Youtube. Tapi tidak cocok jika digunakan untuk mengirim paket yang berukuran besar karena peluang data rusak akan bertambah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengenalan Alat-Alat Laboratorium Ekologi Akuatik dan Implementasi Penggunaanya

Apa itu NetBeans (IDE)?

Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM) - Review Baseline