Pentingnya Niat
Dalam KBBI
niat memiliki arti maksud atau tujuan sebuah perbuatan. Niat juga dapat
diartikan sebagai kehendak (keinginan dalam hati) akan melakukan sesuatu. Melalui
pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa niat adalah indikator yang akan
mewarnai seluruh kegiatan manusia yang diaplikasikan melalui ucapan dan
tindakan. Oleh karena itu, menata niat adalah kebutuhan utama setiap insan
untuk menentukan arah dan tujuan hidupnya dengan memperhatikan aspek-aspek
kemanusiaan.
Rasulullah SAW telah mengisyaratkan betapa pentingnya niat, baik yang berhubungan dengan ubudiyah maupun pergaulan antar sesama.
إنما
الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى
الله ورسوله ومن كانت هجرته لدنيا
يصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه (متفق عليه)
يصيبها أو امرأة ينكحها فهجرته إلى ما هاجر إليه (متفق عليه)
“Sesungguhnya amal perbuatan seseorang itu diukur dari
niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa
yang berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya itu untuk Allah dan
Rasul-Nya dan barang siapa yang berhijrah untuk harta dunia yang hendak
diperolehnya ataupun untuk seorang wanita yang ingin dikawininya, maka
hijrahnyapun kepada sesuatu yang dimaksud dalam hijrah itu.”
Sebab turunnya hadits diatas adalah ketika Rasulullah SAW berhijrah bersama para sahabatnya dari Makkah ke Madinah untuk berlindung diri dari serangan kaum kafir Quraisy, namun ada diantara mereka yang ikut berhijrah lantaran terpikat seorang wanita bernama Ummu Qais. Mengetahui hal tersebut Rasulullah bersabda sebagaimana diatas.
Dari hadits diatas kita dapat menyimpulkan bahwa perbuatan baik yang tidak disertai dengan niat yang baik pula tidak akan ada nilainya di sisi Allah SWT. Seseorang yang selalu pergi ke masjid dan majelis-majelis ilmu hanya karena ingin mendapatkan pujian orang lain, maka hanya pujianlah yang ia dapat. Sebaliknya, seseorang yang keluar masuk klub malam dan tempat perjudian untuk mengajak mereka kembali ke jalan Allah dan mengharap ridha-Nya maka sebesar itu pula yang ia dapat.

Pak. JK mengomentari
BalasHapusLanjutkan saya tunggu tauziah lainnya